Gasperini Minta Ronaldo Tampil Lawan Atalanta

Juru tak-tik Atalanta, Gian Piero Gasperini, telah tak sabar melawan Juventus di dalam laga lanjutan Liga Italia, hari Rabu (26/12). Dia juga berharap superstar Juve, Cristiano Ronaldo diturunkan.

Sebelumnya juru tak-tik Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan bakal mengistirahatkan Ronaldo di laga bertajuk boxing day kali ini. Keputusan ini didasari oleh kebugaran sang bintang sebab terus dimainkan pada semua pertandingan. Allegri menyatakan jika anak asuhnya ini perlu waktu istirahat.

Namun begitu, Gasperini malah berharap sebaliknya. Dia berharap supaya bintang terbaik dunia 5 kali tersebut tetap berlaga buat mempertontonkan kebolehannya mengontrol bola.

“Ronaldo? Moga-moga ia berlaga sebab ia memiliki atraksi yang unik buat ditampilkan ke penonton. Ia memiliki teknik yang amat mematikan buat kami, namun Juve memiliki beberapa bintang kuat buat jadi pengganti dia,” tutur Gasperini sebagaimana ditulis Calcio Mercato.

“Juventus memecahkan seluruh rekor kampanye musim ini, enam belas kali memenangkan pertandingan serta cuma seri satu kali. Kami bakal coba buat menghentikan mereka demi merayakan Natal bareng suporter. Tapi, kami bakal ditinggal 3 bintang fundamental serta ini jadi ujian sulit,” dia melanjutkan.

Selain itu, bekas juru tak-tik Inter Milan itu pun memberi komentar tentang pertandingan bertajuk boxing day yang baru pertama kali diselenggarakan Serie A. Dia meminta momen itu dapat digunakan seluruh suporter buat ramai-ramai hadir menuju stadion bareng keluarga.

“Boxing day? ini pertama kalinya digelar di Italia. Kami harap dapat menyaksikan anak-anak serta semua keluarga hadir menuju stadion buat menyambut Natal bersama tim yang mereka cinta,” pungkasnya.

Buffon Tidak Mau Melawan Juventus di Final Liga Champions

Menjadi eks bintang, leader kesebelasan, sekalian ikon tim, Gianluigi Buffon meminta tak berjumpa bersama Juventus pada laga pamungkas Liga Champions.

Walau telah gabung Paris Saint-Germain, sepertinya perasaan cinta penjaga gawang Italia itu tidak sekalipun luntur untuk Juventus.

Dengan Juventus, Buffon mengalami manis-pahitnya dunia sepakbola. Mulai melalui diharuskan terdegradasi menuju Liga Italia Serie B hingga yang paling indah merupakan mencicipi scudetto semaksimal 9 kali.

Cuma 1 yang tak dapat digapai dengan Buffon pada Juventus, yaitu memenangkan trofi Liga Champions. Juventus kala dibela Buffon memang terus jadi langganan laga pamungkas Liga Champions, sayangnya trofi terus tak berjodoh bersama mereka.

Tengah penasaran bersama Liga Champions, Buffon keberatan gantung sepatu serta memutuskan gabung Paris Saint-Germain di Juli 2018. Penjaga gawang gaek berumur 40 musim jelas meminta bareng PSG mimpinya mendapat jawara Liga Champions terkabul.

Tapi Buffon memiliki asa lainnya, yakni tak mau memenangkan trofi jawara dengan menghajar Juventus pada laga pamungkas Liga Champions.

“Tidak (ingin bertanding bersama Juve pada final). Aku menolak kesenangan aku berbuntut bersama kesedihan di bekas kawan satu tim serta fans, ” tutur Buffon dilansir BolaSport. com melalui Gazzetta dello Sport.

“Kami telah terus menangis bareng. Aku layak mendapat kesenangan yang perfect. Jika mesti bertanding bersama Juventus, setingkat lebih bagus sebelum pertandingan laga pamungkas, ” harapnya.

Presiden Napoli Sebut Maurizio Sarri Hanya Seorang Manajer Mata Duitan

Orang nomor 1 di Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengatakan jika sebab uanglah yang menimbulkan Maurizio Sarri meninggalkan I Partenopei serta ingin menangani Chelsea.

ADL pernah dipusingkan kala Chelsea menggelar pendekatan pada Sarri yang lagi melatih Napoli di bursa transfer musim panas tahun silam.

Malahan, hal tersebut membikin dia mendatangkan Carlo Ancelotti menjadi nakhoda Napoli meski Sarri belum betul-betul pindah menuju Chelsea. Sekarang, Sarri sudah resmi jadi juru tak-tik Chelsea.

Dan Aurelio De Laurentis juga mengumbar lini negatif bekas anak buahnya itu sesaat sebelum betul-betul memutus kerjasama yang dijalin semenjak 2015, guna membiarkannya pindah ke tim Stamford Bridge.

Hal tersebut tentang tuntutan bayaran yang Sarri harap pada ia.

“Saya kira, aku sudah mendapatkan juru tak-tik yang bakal tinggal pada Napoli guna masa yang panjang. Tapi, di titik ini, segalanya lalu terhubung bersama soal duit, ” tutur De Laurentiis, dilansir BolaSport. com melalui laman London Evening Standard.

“Tiba-tiba, wartawan mengompori dengan menyatakan jika nilai kesepakatan kontrak seharusnya disesuaikan. Menjadi, berapa nilai kesepakatan kontrak yang seharusnya disepakati? Semula melalui 700 ribu hingga Lima juta Euro permusim, ” terangnya.

ADL juga mengakui mendengar jika juru tak-tik 59 musim ini mau jadi kaya bersama beradapatasi nilai kesepakatan kontrak. Seolah-olah dia memperhitungkan jika juru tak-tik 59 musim ini menurut mata duitan.

“Saya pun mendengar dia bilang jika di kesepakatan kontrak mendatang dia mau jadi kaya, ” cetus lelaki kelahiran Roma lelaki 69 tahun kemarin ini.

“Sarri mendeklarasikan diri menyayangi wilayah itu (Naples)? Ya, aku yakin, namun usai ini aku merasa: Apakah jadinya apabila dia cuma menggunakan aku mirip sebuah bank? “