Kemenangan Dramatis Vs Napoli Buat 2 Bintang Juventus Takjub

Kemenangan dramatis diperoleh Juventus kala menghadapi Napoli, Minggu (1/9) dini hari WIB. Sekalipun unggul 3-0, skor menjadi seri 3-3 kala laga menyongsong berakhir. Kemudian, terjadi own goal dari Kalidou Koulibaly pada injury time. Hal tersebut membikin takjub 2 bintang Juventus, Sami Khedira dan Douglas Costa.

Setelah laga, Sami Khedira dan Douglas Costa sama-sama segera mengatakan ekspresi lewat unggahan di media sosial. Mereka berdua sama-sama takjub oleh kemenangan dramatis melawan Napoli di Stadion Allianz itu.

“Pertandingan fantastis. Pertarungan fantastis. Kami membikin diri kami sendiri di dalam kewalahan, namun bisa mendapat kemenangan. Forza Juve! ” tutur Sami Khedira mengulas kemenangan dramatis timnya sebagaimana dilansir Football5Star. com dari akun Twitter-nya.

Ekspresi sama diungkapkan Douglas Costa. Via akun Twitter-nya, mantan bintang Bayern Munich dan Shakhtar Donetsk ini menyatakan, “Pertandingan yang benar-benar edan! ”

Di partai di Stadion Allianz itu, Juventus bisa unggul 2-0 kala laga paruh perdana berakhir karena goal dari Danilo dan Gonzalo Higuain. Masuk ke paruh ke 2, keunggulan bertambah karena goal Cristiano Ronaldo. Tapi, Napoli memburu via gol-gol dari Kostas Manolas, Hirving Lozano, dan Giovanni Di Lorenzo.

Endingnya, kemenangan dramatis didapat Juventus usai Koulibaly menyarangkan own goal pada perpanjangan waktu. Coba mementahkan free kick, sapuannya justru membikin bola melesat menuju gawang Napoli yang dijaga Alex Meret.

Buffon Tidak Mau Melawan Juventus di Final Liga Champions

Menjadi eks bintang, leader kesebelasan, sekalian ikon tim, Gianluigi Buffon meminta tak berjumpa bersama Juventus pada laga pamungkas Liga Champions.

Walau telah gabung Paris Saint-Germain, sepertinya perasaan cinta penjaga gawang Italia itu tidak sekalipun luntur untuk Juventus.

Dengan Juventus, Buffon mengalami manis-pahitnya dunia sepakbola. Mulai melalui diharuskan terdegradasi menuju Liga Italia Serie B hingga yang paling indah merupakan mencicipi scudetto semaksimal 9 kali.

Cuma 1 yang tak dapat digapai dengan Buffon pada Juventus, yaitu memenangkan trofi Liga Champions. Juventus kala dibela Buffon memang terus jadi langganan laga pamungkas Liga Champions, sayangnya trofi terus tak berjodoh bersama mereka.

Tengah penasaran bersama Liga Champions, Buffon keberatan gantung sepatu serta memutuskan gabung Paris Saint-Germain di Juli 2018. Penjaga gawang gaek berumur 40 musim jelas meminta bareng PSG mimpinya mendapat jawara Liga Champions terkabul.

Tapi Buffon memiliki asa lainnya, yakni tak mau memenangkan trofi jawara dengan menghajar Juventus pada laga pamungkas Liga Champions.

“Tidak (ingin bertanding bersama Juve pada final). Aku menolak kesenangan aku berbuntut bersama kesedihan di bekas kawan satu tim serta fans, ” tutur Buffon dilansir BolaSport. com melalui Gazzetta dello Sport.

“Kami telah terus menangis bareng. Aku layak mendapat kesenangan yang perfect. Jika mesti bertanding bersama Juventus, setingkat lebih bagus sebelum pertandingan laga pamungkas, ” harapnya.

Bukti Ronaldo Lebih Baik dari Messi

Pemain sayap Juventus, Federico Bernardeschi, menganggap jika Cristiano Ronaldo setingkat lebih bagus ketimbang Lionel Messi, jika ditinjau dari kepribadian yang dipunyai.

Semenjak satu dasawarsa terakhir, nama 2 superstar sepak bola Ronaldo serta Messi terus jadi bahan perbincangan. Debat pada umumnya tentang siapa yang lebih bagus antar Ronaldo serta Messi.

Sebab, kualitas individual dan kejayaan yang Ronaldo serta Messi perlihatkan betul-betul mengejutkan.

Malahan, gelar Penggawa Paling baik Dunia Ballon d’Or sama-sama sudah diraih 5 kali baik Ronaldo ataupun Messi.

Meskipun begitu, pesepakbola Juventus, Bernardeschi, mengatakan jika Ronaldo merupakan yang paling baik di planet ini.

“Kita semua jelas paham Ronaldo menjadi salah satu pemain ataupun secara pribadi. Aku juga terus memikirkan dia menjadi pemain paling baik di planet ini, ” tutur Bernardeschi pada TuttoSport. “Saya terus condong pada dia ketimbang kepada Messi.

Selain itu, Bernardeschi mengakui memperoleh hal mengesankan yang membuat dirinya kagum pada teman setimnya itu.

Berdasarkan bekas bintang Fiorentina ini, Ronaldo memiliki tingkah laku yang menjadikan orang-orang di sekitarnya merasa baik.

“Ia merupakan salah satu yang mengesankan, lelaki rendah hati yang memiliki kepribadian kuat. Hal tersebut dia tularkan pada orang lainnya. Oleh sebab itu, di dalam hal itu aku terus mengagumi Ronaldo ketimbang Messi, ” katanya.