Sarri Tidak Dapat Janjikan Liga Champions Untuk Juventus

Manajer anyar Juventus, Maurizio Sarri, menyatakan bakal sekuat tenaga untuk memenangi Liga Champions kompetisi musim berikutnya. Kendati begitu, lelaki 55 tahun itu tak dapat menjanjikan Si Kuping Besar tiba di Allianz Stadium pada Mei 2020.

Anggapannya, memenangi Liga Champions perlu faktor istimewa. “Aku berharap bangun tiap-tiap pagi dengan mentalitas untuk menang. Saya pikir mengangkat trofi Liga Champions bukanlah sesuatu yang dapat saya jamin. Saya tak dapat menjanjikan ini, ” jelasnya sebagaimana dilansir dari AS.

Liga Champions jadi incaran kunci Juventus sepanjang sejumlah kompetisi musim terbaru. 8 kompetisi musim berturut-turut mengangkat trofi Serie A agak membikin Bianconeri bosan dan perlu pencapaian anyar. Tapi, sepanjang 5 kompetisi musim terbaru, 2 kali Si Nyonya Tua keok dalam laga final.

Pada laga pamungkas edisi 2016, Juventus dihajar Barcelona dengan score 1-3. Sedangkan 2 kompetisi musim kemudian, mereka balik lagi keok dalam laga puncak. Kali ini dari kesebelasan sekompatriot Barca, Real Madrid. Pada laga pamungkas yang bergulir di Cardiff itu, Mario Mandzukic dkk menelan kekalahan 1-4.

Bintang sekelas Cristiano Ronaldo yang selama ini telah mengoleksi gelar Liga Champions di Manchester United dan Real Madrid juga tidak berhasil berbuat hal sama di Turin. Kompetisi musim 2018/19, mereka disingkirkan Ajax pada pertandingan perempat-final.

“Juventus mesti masih memasang standar tinggi sebab mereka merupakan kesebelasan jawara. Memang pasti sekali jika kompetisi musim ini kami bakal mencanangkan bidikan anyar yaitu memenangi Liga Champions. Layak disayangkan banyak percobaan Pada Era silam tetap tidak sukses, ” katanya lagi.

Presiden Napoli Sebut Maurizio Sarri Hanya Seorang Manajer Mata Duitan

Orang nomor 1 di Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengatakan jika sebab uanglah yang menimbulkan Maurizio Sarri meninggalkan I Partenopei serta ingin menangani Chelsea.

ADL pernah dipusingkan kala Chelsea menggelar pendekatan pada Sarri yang lagi melatih Napoli di bursa transfer musim panas tahun silam.

Malahan, hal tersebut membikin dia mendatangkan Carlo Ancelotti menjadi nakhoda Napoli meski Sarri belum betul-betul pindah menuju Chelsea. Sekarang, Sarri sudah resmi jadi juru tak-tik Chelsea.

Dan Aurelio De Laurentis juga mengumbar lini negatif bekas anak buahnya itu sesaat sebelum betul-betul memutus kerjasama yang dijalin semenjak 2015, guna membiarkannya pindah ke tim Stamford Bridge.

Hal tersebut tentang tuntutan bayaran yang Sarri harap pada ia.

“Saya kira, aku sudah mendapatkan juru tak-tik yang bakal tinggal pada Napoli guna masa yang panjang. Tapi, di titik ini, segalanya lalu terhubung bersama soal duit, ” tutur De Laurentiis, dilansir BolaSport. com melalui laman London Evening Standard.

“Tiba-tiba, wartawan mengompori dengan menyatakan jika nilai kesepakatan kontrak seharusnya disesuaikan. Menjadi, berapa nilai kesepakatan kontrak yang seharusnya disepakati? Semula melalui 700 ribu hingga Lima juta Euro permusim, ” terangnya.

ADL juga mengakui mendengar jika juru tak-tik 59 musim ini mau jadi kaya bersama beradapatasi nilai kesepakatan kontrak. Seolah-olah dia memperhitungkan jika juru tak-tik 59 musim ini menurut mata duitan.

“Saya pun mendengar dia bilang jika di kesepakatan kontrak mendatang dia mau jadi kaya, ” cetus lelaki kelahiran Roma lelaki 69 tahun kemarin ini.

“Sarri mendeklarasikan diri menyayangi wilayah itu (Naples)? Ya, aku yakin, namun usai ini aku merasa: Apakah jadinya apabila dia cuma menggunakan aku mirip sebuah bank? “